AS-Jerman Bersitegang soal Iran, Trump Kritik Kanselir Merz

By Admin


Presiden AS Donald Trump
nusakini.com, Hubungan Amerika Serikat dan Jerman memanas setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan kritik terbuka kepada Kanselir Jerman Friedrich Merz terkait sikap Berlin atas konflik Iran.

Pernyataan Trump disampaikan pada Sabtu, 2 Mei 2026, sebagai tanggapan atas kritik Merz yang menilai keterlibatan AS dalam konflik tersebut kurang memiliki perencanaan matang.

Trump menyebut Merz seharusnya lebih fokus pada urusan domestik Jerman dan tidak mencampuri kebijakan keamanan global AS. Ia juga menegaskan bahwa langkah militer yang diambil Washington bertujuan meningkatkan keamanan internasional.

“Perang ini membuat dunia, termasuk Jerman, menjadi lebih aman,” kata Trump.

Sebelumnya, Merz mengingatkan bahwa intervensi militer harus disertai strategi keluar yang jelas. Ia merujuk pengalaman konflik di Afghanistan dan Irak sebagai pelajaran penting.

Menurut Merz, posisi AS dalam negosiasi dengan Iran dinilai tidak menguntungkan, sementara Teheran dianggap lebih unggul dalam diplomasi.

Menanggapi hal itu, Trump menyatakan Merz “tidak memahami situasi yang sebenarnya.”

Di tengah ketegangan, Trump juga mengungkapkan kemungkinan mengurangi jumlah pasukan AS di Jerman. Rencana ini menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas NATO, mengingat Jerman merupakan basis penting militer AS di Eropa.

Pemerintah Jerman melalui Menteri Luar Negeri Johann Wadephul menyatakan tetap berkomitmen menjaga hubungan dengan AS dalam kerangka NATO.

“Kami siap melanjutkan kerja sama dan menunggu keputusan dari pihak Amerika,” ujar Wadephul. (*)